Uji Coba Budidaya Lumut Sawah Untuk Memancing

 Uji Coba Budidaya Lumut Sawah Untuk Memancing


Lumut merupakan jenis tanaman (alga/algae) yang sering dijumpai pada tempat yang lembab dan berair. Bagi para petani padi, lumut termasuk hama penggangu, tetapi bagi para angler lumut sawah merupakan umpan yang sangat disukai ikan nila/tilapia/mujaer.

Di karisidenan Surakarta (Solo, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali) banyak pemancing dengan teknik nyobok dengan target ikan nila yang membutuhkan umpan lumut, dan sudah banyak pula para penjual lumut disepanjang jalan menuju Waduk Gajah Mungkur/Kedung Ombo/Cengklik/Mulur, namun terkadang kalau para pemancing berangkat kesiangan maka biasanya lumut yang dijual sudah habis.


Ketika air waduk mulai naik, nila akan berada di tepian dan sangat rakus makan, saat seperti itulah banyak angler pada panen dan saat itulah lumut jadi langka karena banyak yang berangkat mancing, sungai dan sawah yang biasanya tumbuh lumut kebanjiran.  Nah untuk menyiasati hal tersebut ada baiknya kita coba menanam lumut sendiri di bak/kolam.

Mungkin sudah banyak para pemancing yang berniat menanam lumut tetapi terkendala tempat, sama seperti saya juga terkendala tempat dan suplai air. Berhubung dibelakang rumah ada 2 kolam ikan dengan alas beton, yang 1 niatnya mau diisi lele, tetapi kali ini saya akan mencoba menanam lumut untuk mancing seminggu sekali.


Cara Pertama yang saya lakukan  adalah mengisi kolam dengan air kira-kira sedalam 50cm dan saya taburkan pupuk urea/NPK agar nutrisi dalam air cukup untuk tumbuh kembang lumut. Kemudian carilah bibit lumut yang kasar, lalu taburkan bibit tersebut pada kolam yang sudah disiapkan. Untuk bibit lumut saya mengambil di selokan tempat biasanya nyari lumut, kebetulan masih ada sisa-sisa lumut yang sudah menjadi karpet dan kelihatan mulai tumbuh lumut generasi barunya. Lumut yang saya ambil bertekstur kasar dan panjang kalau tumbuh di tempat yang cukup nutrisinya.


Uji coba budidaya sudah saya lakukan lumut sejak 4 hari yang lalu, lumut mulai tumbuh meski kolam mambek tanpa ada aliran/sirkulasi air. Hasilnya lumut sama persis indukannya (kasar). Tetapi pertumbuhannya lambat, mungkin dikarenakan bibit yang saya ambil kurang banyak, nutrisi dalam air kurang, tidak ada lumpur di dasar kolam dan tidak adanya sirkulasi air di kolam tersebut.



Besok kalau ada waktu longgar akan saya coba beri sedikit lumpur/pupuk kandang di dasar kolam dan akan saya berikan pompa air kecil agar ada sirkulasi air. Jadi tunggu tulisan selanjutnya untuk mengetahui berhsil atau tidaknya.

0 Response to "Uji Coba Budidaya Lumut Sawah Untuk Memancing"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel