Inilah 5 Negara yang Mempunyai Tradisi Unik Dalam Menyambut Bulan Ramadhan


Tak terasa bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan tiba dan tinggal menghitung beberapa hari saja untuk seluruh umat muslim di dunia akan bertemu dengan bulan yang penuh barokah ini. Dan selama satu bulan penuh inilah kita akan dilatih dalam menjaga hawa nafsu dan kesabaran melalui puasa. Biasanya dalam menyambut bulan suci ramadhan, banyak masyarakat di berbagai daerah di indonesia yang melakukan tradisi penyambutan bulan suci ramadhan dengan upacara-upacara tradisional seperti Magibung di Bali, Malamang di Sumatra Barat, dan Masih banyak lagi yang lainnya. Namun, tak hanya di indonesia saja, tradisi-tradisi dalam menyambut bulan suci ramadhan ternyata juga dilakukan di beberapa negara di dunia ini, bahkan tradisi yang mereka lakukan terbilang cukup unik.

Nah, berikut kami telah merangkum 5 Negara yang Mempunyai Tradisi Unik untuk Menyambut Bulan Ramadhan. 

Albania



Negara hasil pecahan Uni Soviet ini ternyata memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan suci Ramadhan, yakni dengan mengadakan sebuah kesenian tradisional. Kesenian tradisional yang bernama Lodra ini hampir-hampir sama dengan tradisi pukul bedug yang biasa dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Tapi bedanya dengan tradisi pukul bedug, kesenian Lodra ini tidak memakai bedug sebagai medianya, tetapi memakai sebuah perkusi besar yang dibuat dari tabung yang masing-masing ujungnya dilapisi menggunakan kulit domba. Kesenian Lodra ini juga biasanya dipadukan dengan alat musik tiup, sehingga tradisi kesenian ini hampir mirip dengan Marching Band. Dan selain untuk menyambut bulan suci Ramadhan, kesenian Lodra juga biasanya dipentaskan untuk mengiringi sahur dan juga saat berbuka puasa.

Republik Rakyat Tiongkok (RRT)



Negara yang berjuluk tirai bambu ini juga mempunyai sebuah tradisi unik dalam menyambut bulan suci ramadhan. Tradisi tersebut bernama Muqam, yakni sebuah tradisi yang berupa nyanyian-nyanyian islam dan disertai dengan tari-tarian. Tradisi Muqam ini dapat kita temui di daerah kawasan Kashgar. Yah sebab mayoritas masyarakat disana merupakan orang-orang muslim dan sudah ada sejak 1442. Tetapi sayangnya, tradisi Muqam saat ini sudah sangat jarang ditemui di daerah tersebut karena telah termakan oleh kemajuan zaman. Tak hanya tadisinya yang hampir hilang, tapi juga kumandang adzan disana pun sudah tak terdengar lagi. Namun, masyarakat muslim di Kashgar masih memiliki tradisi lain ketika bulan ramadhan, yakni masyarakat disana lebih senang memakan makanan yang dibuat oleh orang muslim ketimbang makanan yang dibuat oleh orang china.

Mesir


Negara asal Piramida Giza ini ternyata memiliki sebuah tradisi unik dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Yakni para penduduk Mesir tepatnya di kota Kairo akan memasang sebuah lampu tradisional yang bernama fanus dan menggantungkannya di tiap-tiap rumah di kota tersebut. Tradisi unik ini bermula ketika dahulu para penduduk disana akan menyambut kedatangan armada pasukan dari kerajaan yang datang mengunjungi setiap kota ketika menjelang bulan suci ramadhan. Dan sampai saat ini tradisi unik tersebut masih terus berlanjut ketika menjelang bulan Ramadhan. Oleh sebab itu para penduduk di kota Kairo akan berbondong-bondong datang ke pasar untuk membeli fanus ketika bulan Ramadhan sudah dekat dan akan memasangnya di rumah-rumah mereka. Jadi jangan heran ketika kalian berkunjung di Kairo pada saat-saat menyambut bulan ramadhan akan di suguhi sebuah pemandangan yang menakjubkan.

Jepang



Walaupun kaum muslim di negara matahari terbit ini tidak terlalu banyak atau minoritas, tetapi kaum muslim disana juga tidak kalah antusiasnya dengan negara-negara islam lain dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Para kaum muslim disana juga mempunyai sebuah tradisi layaknya negara muslim lain seperti mengadakan acara bernuansa islam dan diadakan di Japan Islamic Center. Tak hanya itu saja, mereka juga membuat sebuah panitia yang bermanfaat memeriahkan bulan suci Ramadhan. Kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan saat bulan ramadhan disana seperti Majelis Taklim, Sholat Tarawih, dan penerbitan buku-buku bernuansa islam. Para panitia disana juga bertugas untuk membagikan brosur-brosur jadwal buka puasa dan imsak.

Sama halnya dengan negara-negara islam lainnya, di negara ini juga menggunakan metode hilal dalam menentukan bulan suci Ramadhan dan juga dalam menentukan Hari raya Idul Fitri. Namun, ketika Hilal tidak kunjung datang, para kaum muslim disana biasanya menggunakan waktu puasa dan Idul Fitri dari negara muslim terdekat.

Arab Saudi



Apabila kita membicarakan bulan suci Ramadhan tak afdol rasanya jika tak mamasukkan negara yang satu ini. Yah, negara asal Raja Salman ini mempunyai banyak tradisi penyambutan bulan Ramadhan, dan salah satunya ada di kota Makkah. Tradisi yang ada di kota ini terbilang cukup unik, dimana ketika bulan ramadhan sudah hampir tiba maka akan dibunyikan sebuah Meriam yang biasa dimanakan "Meriam Ramadhan". Selain menjadi pertanda akan tibanya bulan Ramadhan, meriam ini juga digunakan sebagai pertanda buka puasa, sahur, dan waktu imsak.

Meriam Ramadhan ini disimpan di sebuah bukit bernama Bukit Meriam, lokasinya terletak berdekatan dengan Masjidil Haram. Dan akan selalu bergemuruh selama bulan ramadhan (30 Hari). Lalu setelah bulan Ramadhan selesai Meriam ini akan dikembalikan di tempatnya yaitu daerah yang bernama Azizah. 

Sekian dari saya, semoga artikel diatas dapat menambah wawasan para pembaca setia Gudang Ilmu. Akhir kata Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

0 Response to "Inilah 5 Negara yang Mempunyai Tradisi Unik Dalam Menyambut Bulan Ramadhan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel